Apa itu HMPV?
Human Metapneumovirus (HMPV) adalah jenis virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Meskipun tidak sepopuler COVID-19, HMPV patut diwaspadai, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Gejala yang ditimbulkan oleh HMPV mirip dengan flu biasa, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi HMPV dapat menyebabkan pneumonia.

Bagaimana HMPV Menular?
HMPV menular melalui droplet atau percikan air liur yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Virus ini juga dapat menempel pada permukaan benda dan bertahan selama beberapa waktu. Ketika orang lain menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata, mereka berpotensi terinfeksi.
Siapa yang Berisiko?
Semua orang berpotensi terinfeksi HMPV, namun beberapa kelompok lebih rentan, antara lain:
- Bayi dan anak-anak: Sistem kekebalan tubuh mereka masih belum sempurna sehingga lebih mudah terinfeksi.
- Lansia: Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh cenderung melemah.
- Orang dengan penyakit kronis: Seperti asma, penyakit jantung, atau gangguan sistem kekebalan tubuh.
- Penduduk di fasilitas perawatan: Seperti rumah sakit atau panti jompo.
Gejala HMPV
Gejala HMPV umumnya muncul beberapa hari setelah terpapar virus dan dapat berlangsung selama 5-7 hari. Gejala yang paling umum meliputi:
- Demam
- Batuk
- Pilek
- Hidung tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas
- Kelelahan
Pencegahan HMPV
Meskipun belum ada vaksin khusus untuk HMPV, Anda dapat melakukan beberapa langkah pencegahan untuk melindungi diri dan keluarga dari infeksi, yaitu:
- Sering mencuci tangan: Gunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin: Gunakan tisu atau siku bagian dalam.
- Hindari menyentuh wajah: Terutama mata, hidung, dan mulut.
- Jaga jarak: Berusaha menjaga jarak aman dengan orang yang sakit.
- Vaksinasi: Tetap lakukan vaksinasi influenza setiap tahun untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan.
- Tingkatkan imunitas: Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga secara teratur.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala HMPV, terutama jika disertai sesak napas yang parah, demam tinggi, atau kesulitan bernapas, segera konsultasikan dengan dokter.
Kesimpulan
HMPV merupakan ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama di tengah pandemi COVID-19. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda dapat melindungi diri dan orang-orang di sekitar Anda dari infeksi HMPV. Ingatlah, menjaga kebersihan dan kesehatan adalah kunci untuk mencegah penyebaran penyakit.